Tumbuhan ada juga yang menjadi pemangsa. Tumbuhan pemangsa ini dinamakan tumbuhan insektivora, yakni pemakan serangga. Tumbuhan insektivora ini mempunyai kelenjar yang dapat mengeluarkan cairan enzim tripsin dan pepsin. Cairan enzim tersebut berguna untuk menjerat serangga sbagai mangsanya.

Insektivora merupakan organisme pemakan serangga & hewan kecil. Binatang yg dimaksud sebetulnya bukan binatang besar tetapi serangga seperti lalat, semut, laba-laba, hingga anak kodok. Sedangkan tanaman yg dimaksud adalah kantung semar (Nephantes sp.), Venus Fly Trap (Dionaea muscipula), Punggu Api (Drosera burmannii), & Sarasenia (Saraccenia sp.) yg disebut juga jenis insektivora.

Satu contohnya adalah tumbuhan kantong semar. Tumbuhan insektivora ini memproleh makanan dengan memangsa serangga yang terjerat pada ujung daun kantong semar. Kantong ini bukan bunga melainkan daun yang berubah fungsi menjadi alat pemangsa serangga.

Mungkin kamu mengira tumbuhan insektivora ini juga bisa memangsa manusia seperti kamu. Tentu saja tidak karena tumbuhan tersebut hanya mampu mencerna mangsa seukuran kodok atau lebih kecil. Cairan enzim yang dikeluarkannya pun tidak separah bisa ular

Tumbuhan Kantong Semar

Tumbuhan Insektivora Kantong Semar – Sumber Gambar picdn[.]net

Kantong Semar banyak terdapat di hutan-hutan pedalaman Kalimantan tumbuhan mirip bunga ini panjangnya 14 inchi atau 36 cm. Ukuran mulut perangkapnya sekitar 7 inci atau 18 cm. Selain itu ada juga tumbuhan pemangsa di pedalaman hutan Afrika yang menyeramkan.
Tumbuhan kantong semar banyak terdapat di rawa-rawa yang kandungan nitrogennya sangat sedikit. Akibatnya, kantong semar tidak bisa mendapatkan cukup nitrogen dari tempat hidupnya. Untuk mencukupi kekurangan nitrogen tersebut, kantong semar bergantung pada serangga sebagai makanannya. Karena kegemarannya memakan serangga inilah, kantong semar dikenal sebagai tumbuhan insektivora, yaitu tanaman pemakan serangga.

Karena tidak mempunyai lidah seperti cecak, tahukah kamu bagaimana cara insektivora kantong semar ini menangkap & memakan serangga?

Kantong semar memiliki daun yang berbentuk seperti piala, di mana bagian dalam daun tersebut dapat mengeluarkan nektar (bahan pembuat madu) berupa cairan lengket & berasa manis. Nektar yang dihasilkan inilah yang rupanya dijadikan sebagai umpan untuk memikat serangga agar datang berkunjung. Serangga yang terpikat dengan nektar tersebut kemudian akan hinggap pada dinding piala yang licin. Akibatnya serangga itu jatuh ke dalam daun.

Bila serangga telah terjebak, bagaimana cara kantong semar memakannya? Adalah cairan daun jawabannya. Cairan daun pada tanaman insektivora kantong semar mengandung enzim tripsin & pepsin yang dapat melarutkan serangga. Perlu diketahui bahwa enzim tripsin & pepsin merupakan enzim yg biasa terdapat pada sistem pencernaan hewan. Unik bukan insektivora kantung semar ini?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

50 + = 57