Mengenal Energi Listrik dan Magnet

This massive generator is located in the basement of the Biltmore House. (Photograph courtesy of Biltmore Company. http://www.learnnc.org/lp/multimedia/5839)

Energi Listrik
Energi listrik adalah energi yang terjadi karena adanya arus listrik. Gejala kelistrikan dapat kita amati dari gaya listrik yang ditimbulkan. Misalnya lampu dirumah menyala karena adanya arus listrik. Begitu juga dengan televise, radio, computer, lemari es, dan sebaganya.

Sumber energi listrik diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Aki (accumulator) terdiri atas dua buah lempeng timbal yang tercelup oleh larutan asam sulfat. Agar dapat digunakan, aki harus dialiri listrik terlebih dahulu. Akibatnya, timbale yang satu menjadi timbale peroksida atau timbale positif, sedangkan timbale yang satunya tetap timbale atautimbal negative.
  • Baterai merupakan sumber energi listrik yang paling praktis. Alat alat seperti lampu senter dan mainan banyak yang menggunakan baterai. Baterai disebut juga elemen kering. Baterai terdiri atas bejana seng, batang arang, campuran salmiak, serbuk arang, dan batu kawi. Kutub positifnya berupa batang arang. Sedangkan kutub negatifnya berupa lempengan seng di bawah.
Struktur Battery

Struktur Battery – Sumber Gambar odec.ca

  • Dinamo terdiri atas magnet bentuk U dan kumparan. Saat kepala dynamo berputar, kumparan di tengah magnet ikut berputar sehingga terjadi arus listrik.
  • Elemen volta di temukan Alessandro Volta. Elemen volta terdiri atas lempeng seng dan lempeng tembaga yang dicelup dalam larutan asam sulfat. Lempeng seng dan asam sulfat akan bereaksidan menghasilkan muatan negative, sedangkan reaksi antara asam sulfat encer dan tembaga menghasilkan muatan positif. Akan tetapi, listrik hanya bertahan sebentar karena akhirnya terjadi gelembung gas pada lempeng tembaga sehingga arus listrik terhalangi.
  • Generator mempunyai prinsip kerja yang sama dengan dynamo. Generator berfungsi untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Generator dipakai pada pembangkit listrik.

Pembentukan Magnet.
Menurut asal-usul terjadinya, magnet dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Magnet alam, yaitu magnet yang telah terbentuk secara alami. Contohnya adalah planet bumi yang telah memiliki dua kutub magnet atau bebatuan magnet yang tersebar ditempat-tempat tertentu.
  • Magnet buatan, yaitu magnet yang sengaja dibuat oleh manusia. Contohnya magnet U, magnet ladam, magnet batang, magnet jarum kompas dan magnet lingkaran. Magnet-magnet tersebut dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya magnet lingkaran sengaja dibuat untuk dynamo dan magnet pengumpul logam yang digunakan di tempat pembuangan mobil bekas.
permanent magnet

Permanent Magnet – Sumber Gambar tech-faq.com

Cara menggunakan magnet
Kamu bisa membuat magnet secara sederhana dengan cara:

  • Induksi, yaitu dengen mendekatkan sebuah batang besi dan logam magnetis lain. Besi yang didekatkan dengan magnet akan dapat menarik benda-benda magnetis lain di sekelilingnya.
  • Arus listrik, yaitu dengan mengalirkan arus listrik ke sebuah benda magnetis.
  • Penggosokan, yaitu dengan cara menggosok-gosokkan magnet secara searah dan berulang-ulang dengan batangan benda magnetis, misalnya besi. Lama-kelamaan besi itu memiliki gaya magnet sendiri.
 

Related Post

Leave a Reply

89 − 79 =