Membimbing Anak Mudah Bergaul dan Percaya Diri

Membimbing Anak Mudah Bergaul dan Percaya Diri

Tahukah  Anda, beberapa penelitian menunjukkan, seseorang yang gampang bergaul atau bersosialisasi akan lebih percaya diri, nyaman, dan kehidupannya  lebih sehat dan bahagia, dibandingkan mereka yang  jarang bergaul dan tidak mempunyai teman. Karena itu, doronglah anak Anda secara dini untuk terbiasa bertemu banyak orang, berkenalan dengan orang sekitar dan mengenal lingkungannya. Bagaimana membimbing anak mudah bergaul dan percaya diri yuk simak.

Membimbing Anak Mudah Bergaul dan Percaya Diri

Cobalah untuk menggunakan rumah Anda sebagai tempat belajar bersama dan berkumpul teman-teman sekolahnya, atau teman-teman di sekitar rumah. Kalau memungkinkan, sediakan ruangan khusus tempat berkumpul dan belajar anak dengan teman-temannya. Pada saat-saat tertentu, undanglah teman anak Anda untuk datang ke rumah.

Beri tahu tetangga atau orang tua teman anak Anda, bahwa anaknya boleh bermain di rumah Anda dan bisa ditengok kapan saja. Jika mampu, sediakan alat-alat kreatif, seperti tape recorder, meja tenis meja, alat masak-masakan, main dokter-dokteran, dan jenis-jenis permainan kreatif lainnya.

Cara lain yang dapat Anda lakukan agar anak mudah bersosialisasi adalah dengan mengikutsertakan anak pada kegiatan kesenian, olahraga, atau kegiatan lainnya. Tidak semua anak mudah berteman. “Banyak anak yang lambat beradaptasi dengan situasi yang baru,”

Berhati-hatilah saat mengatakan sesuatu. Jika Anda membuat alasan tertentu pada orang lain (“Ia merasa malu hari ini”), memberi label pada si kecil (“Apakah kamu anak Mama yang pemalu?”), atau mengeritiknya (“Jangan terlalu nempel sama Mama ahh…!”), ini berarti Anda membentuk anak menjadi demikian.

Seringkali ditemukan anak yang susah bersosialisasi, susah bergaul, maunya di rumah saja, sendirian, tidak mempunyai teman. Bila anak Anda tipe seperti itu, jangan segan dan ragu untuk berdiskusi dengan guru atau guru pembimbing. Ciptakan lingkungan sosial. “Siapkan banyak waktu untuk berhubungan dengan orang di playground, taman, dan kelas,” katanya lagi. “Mulailah berkumpul secara kecil-kecilan di rumah, lalu berlanjut ke kelompok lainnya.”

Bagaimana membimbing anak mudah bergaul Kalau masalah sosialisiasi yang dihadapi anak Anda terlihat berat atau akut, mungkin Anda perlu segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Bisa juga mengikut sertakan anak Anda pada kursus-kursus kepribadian yang dapat mengajarkan cara bergaul dan bersikap mandiri. *

Tulisan ini diambil dari buku karya Femi Olivia, Otak Kiri dan Otak Kanan Anak Sama Penting (2013). Femi Olivia  adalah penulis buku-buku pengasuhan dan perkembangan otak

Baca Juga : Asah Kemampuan Anak Menjadi Lebih Kreatif

 

Related Post

Leave a Reply

69 + = 73