Manfaat Orang Tua Menjalin Komunikasi Dengan Para Guru

Pendidikan Anak

Saat ini masa sekolah anak sudah berlangsung selama sekitar sebulan. Apakah sudah pernah diadakan pertemuan antara orangtua dan guru  untuk pendidikan anak? Beberapa sekolah sudah mengadakan pertemuan, terutama untuk orangtua murid baru. Biasanya pada pertemuan tersebut pihak sekolah memperkenalkan para guru dan karyawan, menjelaskan berbagai kegiatan belajar mengajar, masalah administrasi dan sebagainya.

Sekolah sebagai mitra orangtua dalam pendidikan anak membutuhkan kerja sama aktif dengan orangtua murid. Oleh karena itu keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak di sekolah merupakan kerja sama jangka panjang.

Keterlibatan orangtua ada yang bersifat praktis dan ada pula yang bersifat konseptual.

Keterlibatan yang bersifat praktis misalnya berkenalan dan menjalin komunikasi dengan para guru, setidaknya wali kelas. Menjalin komunikasi bukan hanya saat anak mendapat masalah atau saat menerima raport, namun dapat sekedar bertegur sapa dan menanyakan kabar saat menjemput anak. Selain itu, orangtua dapat aktif dalam kegiatan komite sekolah atau organisasi orngtua murid di sekolah. Ada banyak hal yang membutuhkan peran aktif orangtua, seperti kegiatan bazaar maupun seminar.

Sementara hal yang bersifat konseptual di antaranya menyumbangkan ide untuk kemajuan sekolah, misalnya memberikan masukan mengenai syarat kantin sekolah, atau latihan evakuasi, dan sebagainya.

Manfaat keterlibatan orangtua di sekolah anak di antaranya dapat meningkatkan semangat anak dalam belajar, karena mereka menyadari orangtuanya selalu ada untuk mereka. Anak juga merasa bangga melihat orangtuanya aktif di sekolah, dan mereka akan merasa nyaman. Hal ini akan berdampak positif pada perkembangan berbagai kemampuannya. Tentunya hal ini akan membantu guru dan memperlancar kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Berikut beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan orangtua sehari-hari agar secara aktif terlibat dalam pendidikan si kecil:

  • Jadilah contoh yang baik, karena anak-anak lebih meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya, terutama para orangtua. Memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari jauh lebih efektif daripada sekedar memberikan nasihat.
  • Lakukan komunikasi aktif dengan anak. Hal ini untuk meningkatkan kosakata anak, menumbuhkan empati pada orang lain dan lingkungan, serta kritis dalam menghadapi berbagai persoalan. Tanyakan berbagai hal padanya, dengarkan pendapatnya. Anak yang aktif berkomunikasi dengan orangtuanya cenderung aktif dalam diskusi di kelas.
  • Semangati si kecil untuk melakukan usaha yang terbaik, fokuslah pada usaha bukan pada hasil akhir.
  • Berikan kesempatan anak untuk berbuat salah. Tidak mendapat nilai akademis sempurna, 100, bukanlah akhir dari segalanya. Biarkan anak dihukum karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah atau membawa tugas. Tidak masalah jika semester ini nilainya turun. Anak juga perlu belajar dari kesalahan dan menerima konsekuensinya. Tidak perlu harus selalu dibantu, karena anak yang selalu dibantu untuk tampil sempurna, biasanya tidak tahan banting.
  • Dukung sekolah dengan mematuhi tata tertib dan kebijakan seolah, agar anak belajar menghargai dan disiplin. Jika anak mengalami hambatan di sekolah, bicarakan dengan wali kelasnya sesegera mungkin untuk mendapatkan jalan keluar dan tidak berlarut-larut
 

Tag: , , , , , ,


Leave a Reply

*

code