Asah Karakter Kreatif Anak Sejak Usia Dini

Asah Karakter Kreatif Anak Sejak Usia Dini

Setiap orang tua menginginkan anaknya bisa menjadi sosok yang cerdas, kreatif dan menyenangkan, tapi terkadang orang tua salah dalam mendesain perlakuan yang sesuai, sehingga anaknya kurang dapat menjadi seperti apa yang mereka inginkan dengan asah kreatif anak sejak usia dini

Kesalahan perlakuan dapat mengakibatkan anak tertekan. Bukan menjadi kreatif, anak malah bias menjadi ogah-ogahan karena orang tua yang terlalu memaksakan sesuatu melalui cara-cara yang tidak sesuai.

Baca : Orang Tua Kekinian Mengikuti Perkembangan Teknologi

Berikut ini lima langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan karakter  kreatif anak sejak usia dini

Pertama, izinkan anak untuk membuat pilihan sederhana,  seperti ingin makan apa hari ini, mau melakukan apa saat ada waktu luang dan lain sebagainya. Pilihan ini secara tidak langsung telah mendorong anak  berpikir secara bebas.

Kedua, berikan anak ruang untuk bereksplorasi tanpa media digital maupun elektronik. Media digital dan elektronik merupakan sesuatu yang sudah sangat dekat dengan anak. Orang tua sebisa mungkin menjauhkan benda-benda tersebut dari anak, agar anak mampu bereksplorasi dan mencari hal-hal yang lebih menyenangkan daripada hanya bermain game dan menonton televisi.

Ketiga, ciptakan lingkungan dengan berbagai benda yang mampu menstimulasi imajinasi anak. Orang tua bisa menstimulasi imajinasi anak dengan cara menaruh benda-benda yang ringan dan tidak berbahaya seperti kardus sepatu, kotak tisu, balok dan lain sebagainya yang bisa dimainkan anak untuk menjadi berbagai macam mainan. Sehingga anak-anak akan aktif dalam mengimajinasikan dunia yang mereka sukai dengan bantuan benda-benda sederhana tersebut.

Keempat, bacakan cerita dan selipkan pertanyaan untuk anak di dalamnya. Anak sangat menyukai cerita imajinasi, jadi sebisa mungkin orang tua harus menyempatkan waktu membacakan cerita untuk anaknya, karena hal ini dapat membangun imajinasi anak. Juga jangan lupa menyisipkan beberapa pertanyaan, agar anak mampu mengembangkan kreativitasnya dalam menjawab.

Kelima, berikan kesempatan kepada anak menjelajahi lingkungan. Biarkan anak bermain lumpur, hujan-hujanan dan lain sebagainya, namun tetap dalam pengawasan orang tua. Hal ini juga dapat menstimulasi kreativitas anak. (Feny Nida Fitriyani, mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Baca : Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Anak Dalam Keseharian

 

Tag: , , , , , , , ,


Leave a Reply

− 2 = 1