Kecerdasan Sosial Emosional

Kecerdasan Sosial Emosional

Berdasarkan pendapat ahli tentang kecerdasan sosial dan kecerdasan emosional yang sudah dijabarkan diatas maka kecerdasan sosial emosional adalah kemampuan individu memahami diri sendiri sehingga mempunyai kemampuan untuk memotivasi diri, kemampuan tanggung jawab sehingga menunjukkan ketekunanan dan mandiri, serta kemampuan bersikap prososial sehingga mampu bersikap dan berperilaku serta berhubungan dengan orang lain yang ada dilingkungan sekitarnya. Dari definisi pendapat para ahli tersebut dapat dibuat klasifikasi aspek kcerdasan sosial dan kecerdasan emosional sebagai berikut:

No Aspek Tokoh Istilah
1 Pengendalian emosi diri dan memahami perasaan diri
  1. Ali Nugroho
  2. Howard Gardner
  3. Amstrong
  4. Ari Ginanjar
Pemahaman diri
2 Tekun, Mandiri, Motivasi diri, tidak mudah putus asa
  1. Howard Gardner
  2. Daniel Goleman
Tanggung Jawab
3 Memahami perasaan orang lain, Menghargai orang lain
  1. Salovey & Mayer
  2. Howard Garner
  3. Amstrong
Empati
4 Matang behubungan dengan orang lain, berperilaku sesuai tuntutan masyarakat, komunikasi dengan orang lain
  1. Ahmad Susanto
  2. Daniel Goleman
  3. Hurlock
  4. Anderson
  5. Coleman & Haneman
Sikap Prososial

Berdasarkan pengertian tersebut dapat dijabarkan beberapa indikator dari kecerdasar sosial emosional antara lain :

  1. Pemahaman diri, meliputi : rasa percaya diri, semangat dalam mengerjakan tugas,mempunyai rasa ingin tahu, menunjukan ekspresi senang, menunjukkanekspresi sedih, mengahrai orang lain.
  2. Sikap tanggung jawab, meliputi : sikap mandiri, tekun mengerjakan tugas sampai selesai, tidak mudah putus asa, menaati aturan/tertib, disiplin, bertanggung jawab atas miliknya.
  3. Empati, meliputi : memahami perasaan orang lain, mau menolong teman yang membutuhkan, mau berbagi makanan, mau berbagi mainan.
  4. Sikap prososial, meliputi : mampu bermain bersama temannya, , mampu bergantian dalam bermain, sabar menunggu giliran, bersikap sopan (kemampuan mengucap salam, permisi, berkata santun dengan suara pelan), mampu meminta maaf saat melalukan kesalahan.

Dalam Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) disebutkan bahwa standar pencapaian perkembangan sosial Emosional untuk anak usia 4-5 tahun ada tiga aspek yang dikembangkan antara lain :

  1. Kesadaran diri, meliputi : Memperlihatkan kemampuan diri untuk menyesuaikan dengan situasi Memperlihatkan kehati-hatian kepada orang yang belum dikenal (menumbuhkan kepercyaan pada orang dewasa yang tepat), Mengenal perasaan sendiri dan mengelolanya secara wajar (mengendalikan diri secara wajar).
  2. Rasa tanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain, meliputi : Tahu akan hak nya, Menaati aturan kelas (kegiatan, aturan), Mengatur diri sendiri,Bertanggung jawab atas perilakunya untuk kebaikan diri sendiri.
  3. Perilaku Prososial, meliputi : Bermain dengan teman sebaya, Mengetahui perasaan temannya dan merespon secara wajar, Berbagi dengan orang lain, Menghargai hak/pendapat/karya oarng lain, Menggunakan cara yang diterima secara social dalam menyelesaikan masalah (menggunakan fikiran untuk menyelesaikan masalah), Bersikap kooperatif dengan teman, menunjukkan sikap toleran, mengekspresikan emosi yang sesuai dengan kondisi yang ada (senang-sedih- antusias, dsb), Mengenal tata karma dan sopan santun sesuai dengan nilai social budaya.
 

Tag: , , ,


Leave a Reply

+ 19 = 29