Aromaterapi Complementary and Alternative Medicine (CAM)

Aromaterapi Complementary and Alternative Medicine (CAM)

Akupuntur, Akupresur, aromaterapi, homeopati dan terapi pijat adalah beberapa contoh dari Complementary and Alternative Medicine (CAM) yang dipakai untuk mengobati insomnia (Khawaja, 2014). Aromateraphy adalah CAM yang telah lama digunakan dalam pengobatan kecemasan. Hal ini termasuk terapi yang melibatkan penggunaan terapi minyak esensial, minyak aromatik, dan biasanya dikombinasikan dengan terapi pijat dan eksitasi penciuman untuk mendorong relaksasi pada gejala kecemasan tertentu (Lee, et al., 2011).

Aromaterapi terbukti bermanfaat bagi mental, psikologi, spiritual, dan aspek sosial, walaupun sedikit sulit diukur secara kuantitatif. Untuk batas keamanan penggunaan aromaterapi dilaporkan tidak mempunyai efek samping yang buruk bila dibandingkan dengan pengobatan konvensional (Lee, et al., 2011).

Nama spesies dari minyak atsiri lavender adalah Lavandula angustifolia (L. angustifolia) diambil karena efek sedatif dan hipnotiknya (Koulivand, 2013). Salah satu aromaterapi yang dapat digunakan adalah Chamomile dan Neroli. Chamomile mempunyai efek yang menenangkan dan terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan stress. Neroli mempunyai efek yang menenangkan pula dan terbukti efektif dalam mengurangi keluhan insomnia (Cho, et al., 2013).

Aromaterapi dapat menimbulkan efek terapi secara psikologis dengan menghirup senyawa tersebut. Lavender yang dihirup akan bereaksi melalui system limbic, khususnya di amigdala dan hipoccampus (Koulivand, 2013).

Lavender adalah bahan minyak atsiri yang paling sering diteliti sebagai terapi untuk tidur dan hasilnya menunjukkan efek yang positif (Arzi, et. al.,., 2010; Chien, Cheng, & Liu, 2012 ; Goes, Antunes, Alves & Teixeira-Silva, 2012; Hirokawa, Nishimoto & Taniguchi, 2011; Moeini, Khadibi, Bekhradi, Mahmoudian & Nazari, 2010; Stringer & Donald, 2011).

Baca : Aromaterapi Tanaman Aromatik Reseptor Pikiran, Tubuh, dan Semangat

Minyak atsiri adalah intervensi yang menjanjikan untuk tidur. Studi ini menambahkan referensi literatur tentang efek minyak atsiri terhadap gangguan tidur. Minyak atsiri Lavender terpilih karena intervensi yang sudah banyak dipakai oleh literatur yang menunjukkan hasil positif. Studi ini menampilkan informasi untuk dewasa muda tentang terapi yang aman, terjangkau dan murah untuk gangguan tidur dan merupakan terapi alternatif yang dapat digunakan jangka panjang dan sesuai kondisi. Lavender dan sleep hygiene adalah intervensi jangka pendek, pada dasar yang dibutuhkan, untuk masalah tidur dan bisa diterapkan untuk prevensi masalah tidur kronis (Halcon, 2014).

 

Tag: , , , , , , , , ,


Leave a Reply

*

code