Belajar Dari Para Tokoh Ilmuwan Dunia di Masa Kecilnya

Belajar Dari Para Tokoh Ilmuwan Dunia di Masa Kecilnya

Wahai para orang tua, apakah Anda pernah marah,  frustasi, bingung, atau stres melihat anak-anak yang disayangi malas belajar, memperoleh nilai pelajaran yang buruk, dan sering dikatain bodoh oleh teman-temannya, bahkan oleh Anda sendiri?

Tahukah Anda, banyak tokoh dunia dalam bidang ilmu pengetahuan, politik dan kesenian yang justru dianggap bodoh waktu masa kecilnya?

Tulisan ini ingin memberi inspirasi pada para orang tua, bahwa memiliki anak yang ‘dinilai bodoh’ oleh lingkungan sekitarnya bukanlah akhir segalanya, bukan berarti masa depan anak itu tiada harapan. Kuncinya adalah bagaimana orang tua atau orang-orang sekitarnya mengenali potensi anak itu, mendukungnya, dan mengembangkannya.

Mau tahu siapa saja para tokoh itu?

  1. Albert Einstein.

Ilmuwan terbesar dalam abad ke-20 ini merupakan penemu teori Relativitas sehingga meraih Nobel Bidang Fisika Tahun 1921. Saat kecil, prestasi sekolahnya sangat jelek. Gurunya pun meminta orang tuanya mengeluarkan Einstein dari sekolah karena ‘terlalu bodoh untuk belajar’.  Namun, ibunya membelikan Einstein sebuah biola, alat musik yang sangat disukai Einstein. Baginya, musik merupakan kunci kecerdasan. Teman-teman terdekatnya mengakui, Eisntein banyak menyelesaikan masalah fisika dan persamaan matematikanya saat melakukan inprovisasi dengan biolanya.

  1. Thomas Alva Edison

Si penemu bola lampu ini pernah disebut gurunya anak dungu. Tapi ia suka membaca buku-buku ilmiah dewasa dan gemar melakukan percobaan. Ia konon pernah mengerami sejumlah telur ayam, Perbuatan yang dianggap konyol itu justru membuatnya memahami ilmu sains lebih mendalam.

  1. Winston Churchill

Perdana Menteri Inggris pada Perang Dunia ke II (1939-1945) ini merupakan salah satu pemimpin negara dan orator hebat abad ke-20. Namun, siapa sangka, saat kecilnya, Churchill selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Ia juga gagap kalau bicara. Namun berkat kesukaannya membaca biografi orang terkenal, ia dapat mengubah dirinya.

  1. Hans Christian Andersen

Penulis puisi, novel dan berbagai cerita anak asal Denmark ini karyanya telah diterjemaahkan dalam 35 bahasa. Saat duduk di bangku sekolah, Christian termasuk siswa tertinggal dan hidup di lingkungan miskin. Namun, kegemarannya menonton sandiwara dan membaca berbagai buku dongeng menuntunnya menghasilkan karya-karya fenomenal yang mendunia.

  1. Charles Darwin

Pencetus teori Evolusi ini berprestasi buruk di sekolah dan tidak suka belajar di kelas. Kegemarannya menunggang kuda, menembak dan mengumpulkan serangga serta berbagai binatang. Justru dari kegemarannya itulah yang membuat Darwin menjadi ilmuwan ternama. Banyak rahasia alam yang berhasil diungkapnya dari kegemarannya itu.

  1. Ludwig Van Beethoven

Komponis klasik kelahiran Jerman ini pernah diremehkan gurunya karena tidak bisa membuat perkalian dan pembagian. Ternyata ia sukses dan mendunia dari keterampilannya bermain musik.

  1. Stephen Hawkins

Astronom penemu lubang hitam (Black Hole) ini nilai raportnya pernah merah sewaktu SMA.

Tulisan ini diambil dari buku karya Femi Olivia, “Otak Kiri dan Otak Kanan Anak Sama Penting” (2013)

Baca : Makna Kegiatan Dokter Kecil Di Lingkungan Sekolah Dasar

 

Tag: , , , , , , , ,


Leave a Reply

12 − 3 =