Cara lain untuk menumbuhkan kemandirian dan rasa percaya diri pada anak remaja adalah dengan memberi kesempatan kepada untuk berpergian atau berwisata dengan teman sebaya tanpa dibarengi orang tua. Percayalah, anak remaja  akan mendapatkan begitu banyak pengalaman dengan bepergian tanpa orang tua.

Pada awalnya mungkin hal ini tidaklah mudah bagi anak maupun orang tua. Anak mungkin mempunyai keinginan yang besar untuk mencoba, namun juga mempunyai begitu banyak kekhawatiran. Di lain pihak orang tua ingin memberikan kesempatan kepada anak untuk mandiri, namun juga sulit menghilangkan perasaan tidak tega dan sebagainya.

Persiapkan diri anda dan anak sebaik-baiknya agar anak akan mendapat kesempatan yang menyenangkan pada saat pergi tanpa Anda. Kemandirian akan sangat membantu anak sangat membantu anak untuk menyesuaikan diri di tempat-tempat baru.

Sebagai tahap awal, cobalah membiarkan anak agar berani berlibur di rumah kakek/nenek atau di rumah saudara dekat yang lain sendiri. Anak biasanya akan merasa senang bertemu dan berlibur bersama saudara sepupu yang sebaya.

Dampingi anak untuk mempersiapkan koper dan perlengkapannya. Berikan uang saku secukupnya. Tentukan transportasi sesuai dengan dana yang anda anggarkan . Anak akan mendapat pengalaman yang menyenangkan dengan naik turun pesawat terbang, kereta, kapal atau bis. Anda dapat mengantar anak ke tempat yang dituju dan menjemput dia pada hari yang telah ditentukan. Anak dapat juga pergi bersama saudara (orang dewasa) yang Anda percaya.

Alternatif lain, Anda dapat mengantarkan anak Anda ke bandara udara dan menitipkan anak anda pada pramugari/pramugara.

Saat pertama anak anda pergi ke luar kota tanpa anda, mungkin ia akan mengalami homesickness atau rasa kangen pada rumah dan keluarga. Teleponlah dia. Setelah anak terbiasa pergi tanpa orang tua, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengikutsertakan anak di dalam study tour atau program homestay yang diadakan di sekolah atau lembaga-lembaga independen lain. Cek dulu kredibilitas lembaga penyelenggara untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta selama dalam program.

Yang mungkin perlu diwaspadai adalah bila anak remaja anda berencana berpergian ke luar kota dan menginap dengan teman sebaya. Kenali dengan siapa anak remaja anda berpergian dan catat nomor hape  si anak dan orang tuanya dan alamat rumahnya. Mungkin perlu dilarang secara halus bila anda tidak mengenal teman yang menemani anak remaja kita atau bahkan bila kita mengenal perilaku teman anak remaja kita yang menurut kita kurang baik.

Baca : Keterlibatan Ayah Dalam Menumbuhkembangan Anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 3 =